www.visfmradio.com

1
APBD 2010 Tak Kunjung Disahkan, Pilkada Terancam Molor
Kamis, 14 Januari 2010 06:10
Banyuwangi - Pelaksanaan pemilihan Kepala daerah atau Pilkada, rencananya akan laksanakan secara serentak di 244 daerah di Indonesia pada pertengahan 2010 ini.
Namun nampaknya Pilkada di kabupaten Banyuwangi terancam molor dari jadwal. Pasalnya hingga saat ini, APBD Kabupaten masih belum juga disahkan. Direktur Independent Pembaharu Indonesia atau IPI, Eko Suryono mengatakan, molornya pembahasan RAPBD akan mengakibatkan molornya pelaksanaan pilkada yang rencananya akan dilaksanakan pada pertengahan tahun ini. “APBD belum disepakati sampai pertengahan januari ini, saya memprediksikan bahwa Pilkada tidak akan dilaksanakan pada pertengahan tahun ini,” ungkapnya.

Lebih lanjut menurut Eko, karena molornya APBD, maka akan berimbas pada persiapan KPU dalam menyambut Pilkada. Padahal seluruh pelaksanaan pilkada didanai dari APBD. “Logikanya bahwa pembahasan APBD sampai sekarangpun masih ada tarik ulur antara legislative dan eksekutif,” beber pria yang selalu aktif mengkritisi kasus korupsi di Banyuwangi ini.

Eko memperkirakan belum tentu bulan oktober mendatang pilkada di Banyuwangi bisa terlaksana mengingat lamanya persiapan untuk proses demokrasi di kota gandrung ini.

Sementara itu, Ketua pokja anggaran KPU kabupaten, Hary Priyanto mengatakan, saat ini pihaknya sedang menunggu pengesahan APBD. Menurut Hary, molornya pengesahan APBD pasti akan berdampak pada pelaksanaan pilkada. Bahkan ia mengaku masih menungu nota hibah ditandatangani oleh Bupati.

Hary menjelaskan, meskipun jadwal pelaksanaan pilkada belum ditetapkan karena masih menungggu surat dari DPRD terkait masa akhir jabatan Bupati. Namun KPU sebenarnya sudah membuat susunan sementara, bahwa rencananya pilkada akan dilaksanakan pada pertengahan tahun ini.

Masih kata Hary, sesuai dengan aturan yang ada, ketika masa tugas Bupati sudah berakhir sesuai dengan SK, maka sudah harus ada Bupati yang siap dilantik. “Pada persoalan pelantikan, itu menunggu sampai dengan hari penandatanganan nota hibah itu,” kata pria yang akrab disapa Hary PR itu.

Sementara Wakil Ketua DPRD Banyuwangi, Joni Subagyo saat dikonfirmasi, mengaku bahwa pihaknya masih belum menentukan mengenai surat akhir masa jabatan Bupati ini. Menurut Joni, pimpinan DPRD belum menggelar rapat terkait persoalan masa bakti Bupati.

Sekedar untuk diketahui, apabila mengacu pada tanggal pelantikan Bupati yakni pada tanggal 20 Oktober 2005, maka masa bakti kepemimpinan Bupati Ratna Ani Lestari, akan berakhir pada tanggal 20 Oktober mendatang.(Hamsin)
 

event


visfm banyuwangi live streaming